Bill Gates Danai Riset Gelapkan Matahari, Tapi Nol Partikel Naik
Terbit 27 September 2026
SCoPEx menguji partikel kalsium karbonat dari balon stratosfer, tapi tidak ada satu pun yang terlepas ke langit. Eksperimennya dibatalkan pada 2024.

Kabar yang beredar luas menyebut Bill Gates mendanai rencana untuk meredupkan matahari lewat Harvard. Fakta yang paling sering hilang: proyek itu tidak pernah melepaskan satu pun partikel ke stratosfer, dan eksperimennya sudah dibatalkan sejak Maret 2024.
Yang membatalkan proyek itu juga bukan "kemarahan publik" seperti versi yang viral. Itu Sámi Council, yang menolak karena percobaan direncanakan di wilayah hidup mereka tanpa pernah dikonsultasikan.
Dan ada satu kesalahan baca yang lebih besar lagi, soal kata "cuaca".
Dua Teknologi yang Sering Dicampur jadi Satu
- Solar geoengineering (SAI) — menyuntik partikel reflektif ke stratosfer untuk memantulkan cahaya matahari. Inilah yang diuji SCoPEx
- Weather modification — menyemai kristal garam ke dalam awan agar turun hujan. Inilah yang dilakukan Uni Emirat Arab dan Tiongkok
- Keduanya berbeda teknologi, berbeda biaya, dan berbeda risikonya. Larangan di Florida dan Tennessee menyasar yang kedua
SCoPEx menyangkut yang pertama. Larangan di dua negara bagian menyangkut yang kedua. Menggabungkan keduanya mengarang satu kebijakan yang tidak pernah ada di naskah mana pun.
Apa Sebenarnya SCoPEx
- Dikelola Harvard, direncanakan di Kiruna, Swedia Utara
- Ketinggian 20 kilometer di atas permukaan laut, setara sekitar 12 mil
- Bahan yang diuji kalsium karbonat, yaitu bahan menyerupai kapur, bukan partikel sulfat
- Tujuannya mengukur bagaimana partikel bercampur di stratosfer
- Kuantitasnya jauh lebih kecil daripada emisi pesawat terbang dan roket
- Tidak ada partikel pun yang pernah dilepaskan
Pemilihan bahan itu punya alasan teknis. Partikel sulfat dapat mempercepat reaksi kimia dan merusak lapisan ozon, sehingga sejak 2016 peneliti Harvard mengusulkan kalsium karbonat sebagai alternatif yang secara teoretis justru mengurangi kerusakan ozon.
Penerbangan uji yang semula dijadwalkan tahun 2021 di Kiruna ditunda setelah Sámi Council mengirim surat terbuka. Pada Maret 2024, Harvard resmi membatalkan SCoPEx lewat surat bersama dari Provost dan Wakil Provost untuk iklim dan keberlanjutan.
Soal Bill Gates
Bagian ini perlu dibaca dengan hati-hati, karena menyangkut nama orang yang tidak boleh disalahartikan.
Yang benar-benar terdokumentasi begini. Majalah Science melaporkan pada Januari 2010 bahwa Gates menempatkan sekurangnya 4,5 juta dolar AS dari uangnya sendiri selama tiga tahun untuk riset yang mencakup modifikasi stratosfer, penyaringan karbon dioksida langsung dari atmosfer, dan peng brightenan awan laut. Namanya juga tercantum dalam daftar pendonor Harvard Solar Geoengineering Research Program, dan program itulah yang mendanai SCoPEx.
Tapi dua fakta ini hampir selalu hilang dari versi viral. Pertama, menurut Ken Caldeira dari Carnegie Institution, uang Gates tidak mendanai eksperimen lapangan apa pun untuk teknik-teknik itu. Kedua, SCoPEx tidak pernah melepaskan partikel, jadi tidak ada rencana meredupkan matahari yang pernah dieksekusi.
Gates sendiri menggambarkan geoengineering sebagai cara membeli waktu, bukan sebagai solusi atas masalah iklim. Dalam catatan yang sama, ia menyebutnya hanya salah satu dari banyak jalur yang perlu diteliti, berdampingan dengan energi bersih, efisiensi, dan konservasi.
Menyebut Bill Gates sebagai pendana riset iklim bukan tuduhan. Yang menjadi tuduhan adalah mengubah pendanaan riset menjadi bukti adanya serangan terhadap matahari, dan tidak ada data yang mendukungnya.
Dua Negara Bagian yang Melarangnya
Ini bagian yang lebih keras dari yang biasanya beredar, karena keduanya sudah menjadi hukum.
- Florida — SB 56 sponsored Sen. Ileana Garcia, ditandatangani Gov. Ron DeSantis pada 20 Juni 2025
- Pelanggaran menjadi pidana kelas tiga, maksimum 5 tahun ditangkap dan denda hingga 100.000 dolar
- Undang-undang itu membatalkan seluruh peraturan weather modification yang sudah ada, termasuk lisensi cloud seeding milik departedemen lingkungan Florida
- Mulai 1 Oktober 2025, bandara milik publik wajib melaporkan pesawat yang dilengkapi alat penyebar zat semacam itu
- Tennessee — HB 1112, negara bagian pertama yang melarang, berlaku sejak 1 Juli 2025
- Pelanggaran adalah misdemeanor kelas A ditambah denda 100.000 dolar per pelanggaran
Kedua undang-undang itu melarang menyuntikkan zat ke atmosfer "dengan tujuan memengaruhi suhu, cuaca, atau intensitas cahaya matahari". Karena itu cakupannya jauh lebih luas dari sekadar awan.
RUU Florida itu pun masih diperdebatkan. Liputan mencatat seorang anggota legislatif mengatakan UU tersebut memberi ruang bagi teori konspirasi. Kata "chemtrails" sendiri tidak muncul dalam naskah undang-undang, meski muncul di dalam pembahasan dan unggahan media sosial.
AS, Uni Emirat, dan Tiongkok
- Uni Emirat Arab — program cloud seeding berjalan sejak 2002 memakai flare klorida kalium
- 187 misi pada 2014, 214 pada 2017, 184 pada 2018, dan 247 pada 2019
- 219 operasi tercatat pada enam bulan pertama 2020
- Studi di npj Climate and Atmospheric Science menghitung tambahan 168 hingga 838 juta meter kubik hujan per tahun
- Tiongkok — target resmi 5,5 juta kilometer persegi untuk operasi hujan dan salju buatan, ditambah 580.000 kilometer persegi untuk menekan es
- India luasnya 3,29 juta kilometer persegi, jadi target Tiongkok memang lebih besar dari India
Perlu digarisbawahi bahwa semua ini adalah cloud seeding untuk menambah hujan, bukan teknologi untuk meredupkan matahari. Memasangnya dalam satu daftar bersama SCoPEx tidak tepat.
Yang Sebenarnya Layak Dipertanyakan
Pertanyaan yang layak diangkat bukan "apakah orang kaya meredupkan matahari". Pertanyaan yang lebih jujur adalah siapa yang berwenang memutuskan perlakuan seperti ini, dan apakah kerusakan yang muncul bisa dikembalikan seperti semula.
Penolakan Sámi Council justru contoh yang paling layak dipelajari. Pertanyaan mereka sederhana: kalau eksperimen hendak dilakukan di wilayah kami, mengapa kami tidak pernah ditanya.
SCoPEx berakhir pada 2024 tanpa menyeberangkan satu partikel pun, tapi penelitian geoengineering di Harvard berlanjut di bawah program yang sama. Artinya perdebatan belum selesai, hanya bentuk eksperimennya yang berubah.
Untuk membaca klaim sebesar ini, sumber yang layak bukan akun media sosial. Naskah UU Tennessee dan Florida, laporan Science tahun 2010, dan catatan resmi Pusat Meteorologi Nasional Uni Emirat Arab semuanya bisa diakses terbuka. Ikuti Liputan Google News untuk memantau perkembangannya.
Bagikan artikel ini
Bagikan ke
Artikel terkait

27 September 2026
19 Kapal di Hormuz dalam Dua Malam, dan Dua Klaim yang Tak Cocok
Fars melaporkan 19 kapal ditembak di Hormuz dalam dua malam. Washington menyatakan pelayaran tetap mengalir. Data Kpler menunjukkan keduanya tak mungkin benar.

27 September 2026
74% Titik Panas Karhutla 2026 Ada di Lahan Perusahaan
Luasnya turun dari 2015, tapi 74% titik panas ada di konsesi perusahaan. Data resmi dan citra satelit independen berbeda 70 ribu hektar.

27 September 2026
Empat Kota Dapat Di Indonesia Data Center AI, Tapi Airnya Berapa?
Empat lokasi dengan total 2,6 gigawatt. Tapi angka 580 MW di Batam berarti 14 juta meter kubik air per tahun yang tidak disebut siapa pun.



